Banjarnegara~“Unggul dalam prestasi, Luhur dalam budi pekerti” demikian sebuah tulisan menarik terbaca dengan begitu jelas ketika memasuki gedung SMP Negeri 2 Banjarnegara, Jawa Tengah.
Berbagai tanaman perindang dan berbagai jenis tanaman hias yang ada di kanan kiri bangunan itu seakan menambah kesejukan tersendiri. Rasa kagum kembali muncul setelah memasuki halaman bagian dalam, disana terlihat beberapa siswa sedang melakukan kegiatan “Jumpakasih” (Jum’at pagi karya kebersihan). Dari kejauhan juga ada beberapa guru perempuan yang sedang melakukan kegiatan yang tidak berbeda seakan sedang memberikan contoh kepada para siswanya. Sehingga apa yang bisa dilihat dilingkungan itu adalah kebersihan, keindahan dan tentunya kedamaian, karena semuanya terawat dengan baik.
Sangkar burung dalam ukuran besar yang dihuni beberapa jenis burung nampak diposisikan pada lokasi yang sangat strategis. Ini tempat istirahat para siswa sekaligus tempat dimana para siswa melakukan praktek pembelajaran Biologi, ucap Kepala SMP Negeri 2 Banjarnegara Dasuki, S.Pd. M.Pd mengawali perbincangannya.
Yang lebih mengherankan lagi, disana ternyata tidak ada lahan tersisa yang tidak dimanfaatkan. Lahan yang masih kosong walau sempit sekalipun semuanya ditanami dengan Toga (Tanaman obat keluarga) dan tanaman yang bermanfaat lainnya. Begitu pula dengan teras gedung, semuanya tidak hanya kelihatan bersih, tetapi cantik dan mengesankan karena dihiasi dengan beberapa pot bunga. Sekitar 30 lubang biopori juga tampak disebar di beberapa sudut, sehingga tidak mengakibatkan adanya genangan air pada halaman yang ditumbuhi rumput hijau, disamping itu limbahnya juga bisa dimanfaatkan untuk pupuk organik.
Apa yang ada di SMP Negeri 2 Banjarnegara adalah sebuah komitmen bersama dari semua dewan guru, karyawan dan semua siswa. Menurut Dasuki, lingkungan sangat berpengaruh pada proses belajar mengajar, imbuhnya sambil menambahkan bahwa upaya pengelolaan gedung sekolah yang ramah lingkungan, sehat, sejuk dan indah yang bisa membuat kerasan akan terus diperhatikan peningkatannya.
Atas prestasinya mengelola lingkungan sekolah yang seperti itu, beberapa waktu lalu SMP Negeri 2 Banjarnegara atau yang dikenal dengan sebutan Espero, memperoleh kepercayaan dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengikuti Lomba Sekolah Sehat tingkat nasional. Atas keberhasilannya menciptakan sekolah sehat, Kepala sekolah Dasuki, S.Pd. M.Pd pada peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan ke-65 Republik Indonesia, memperoleh kesempatan mengikuti berbagai kegiatan kenegaraan di Jakarta.
Dikatakan, sekolah sebagai tempat belajar, memang diperlukan lingkungan yang bersih dan sehat untuk mendukung kelangsungan proses belajar mengajar. Dikatakan, lingkungan yang bersih dan sehat akan memberikan dampak positif bagi para siswa agar memiliki derajat kesehatan yang lebih baik. Maka program UKS yang meliputi pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkungan sehat secara terus menerus dimasyarakatkan kepada semua warga sekolah.
Dalam realisasinya, masalah kegiatan UKS tidak hanya terkonsentrasi di ruang UKS saja, tetapi lebih bersifat kreatif dan cukup maksimal. Hal itu sudah dibuktikan dengan adanya pengelolaan sanitasi, menciptakan taman sekolah yang indah, termasuk pengelolaan jajanan sekolah dan kegiatan-kegiatan lainnya.
Tidak hanya ruang kelas, ruang UKS dan halaman yang kelihatan terawat dengan baik, kantin kejujuran yang sangat luas itu juga ditata dengan apik. Penyajian makanan nampak tertutup dan terbungkus dari daun/alami dan bebas dari bahan pengawet. Semua jenis makanan yang disediakan adalah makanan yang mengandung gizi.
Sementara itu ketua OSIS Espero Banjarnegara Aulia Niky mewakili rekan-rekannya mengaku senang sekolah di Espero, sekolah kami lebih menekankan kedisiplinan. Lingkungannya bersih, indah dan sehat yang kesemuanya memberikan kepada anak-anak untuk lebih bersemangat dalam belajar, katanya.
Sekolah Standar Nasional (SSN) yang menempati lahan seluas 11.365 m persegi dan didirikan pada tahun 1977, saat ini memiliki jumlah murid sebanyak 612 anak. Jumlah guru mencapai 38 orang, adapun staf Tata Usaha sebanyak 12 orang.
Berbagai prestasi yang ditoreh selama ini mencapai ratusan, hal itu terbukti dengan sejumlah piala baik ukuran besar maupun kecil yang ditata rapi di beberapa almari khusus.
|
Jumat, 08 Juni 2012
Espero Banjanegara Sekolah Berwawasan Lingkungan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar